Posisi Teori dalam Penelitian Kualitatif

Halo rekan – rekan, pernah dipusingkan dengan masalah posisi #teori ketika sedang menulis #tulisanilmiah dengan desain #kualitatif? Nah, di video ini saya akan membahas mengapa pada #penelitiankualitatif kita selalu terjebak seolah – olah tidak dapat menemukan dimana letak teorinya. Padahal, itu disebabkan karena kita selama ini terbiasa diajari membaca tulisan dari #penelitian #mainstream. Penelitian dengan #desainkualitatif memiliki alur berpikir yang berbeda dengan desain penelitian kuantitatif. #penelitianilmiah kualitatif tidak dimulai dari menemukan teori yang akan diuji, tapi penelitian ini dimulai dari #pengamatanterhadaprealitas. Dan pendekatan penelitian yang dimulai dari pengamatan atau #observasirealitas disebut dengan #pendekataninduktif, dan penelitian ini sering disebut dengan #penelitianinduktif. Pada akhir video ini kita sampai pada kesimpulan bahwa #posisiteori pada penelitian kualitatif bukan terletak di awal penelitian, melainkan bahwa penelitian kualitatif #berkontribusi dalam memberikan #konstruk baru dalam proses #pengembanganteori.

Review Artikel #9 Organisasi Hibrida, mampukah bertahan.

Judul asli artikel: Building Sustainable Hybrid Organizations: The Case of Commercial Microfinance Organizations.

Pernah mendengar istilah hybrid organization (organisasi hibrida)? Hybrid organization merupakan organisasi yang “mengawinkan” dua logika institutional yang berbeda (dan bahkan berseberangan) menjadi suatu bentuk identitas baru organisasi. Keberadaan organisasi yang memiliki beberapa logika (multiple logics) seperti ini merupakan sesuatu yang lumrah dan wajar, dan bahkan menjadi suatu keharusan ditengah berbagai resiko dan ketidakpastian yang menghadang organisasi. Karena faktanya semakin kompleks dinamika organisasi, maka akan semakin banyak variasi logika yang diadopsi organisasi agar dapat survive. Namun, konsekuensi dari penerapan multiple logics ini adalah adanya ancaman perpecahan internal dari pengaruh lingkungan institusional masing – masing logika yang diadopsi. Continue reading “Review Artikel #9 Organisasi Hibrida, mampukah bertahan.”

Review artikel #6, Teori Legitimasi vs Teori Ekonomi Politik dalam Pengungkapan Lingkungan

 

Halo rekan, maaf sudah lama saya tidak update blog nih. Baiklah, artikel kali ini masih seputar kajian tentang pengungkapan lingkungan (environmental disclosure) yang membahas tentang pengungkapan kinerja lingkungan sebuah perusahaan pertambangan nikel saat kasus hujan asam lagi hit – hitnya terjadi di wilayah Canada dan sekitarnya. Penulis artikel ini, Nola Buhr (atau Buhr, N), menganalisis pengungkapan lingkungan pada kasus ini dengan menggunakan teori legitimasi dan teori ekonomi politik (political economy theory). Hal yang lebih menarik dari artikel ini adalah penulis ternyata tidak hanya menganalisis dengan dua teori tersebut, melainkan setelah itu, membandingkan teori mana yang lebih kuat dari dua teori tersebut. Bagaimana hasil analisisnya, yuk diikuti review berikut ini. Jika rekan – rekan Continue reading “Review artikel #6, Teori Legitimasi vs Teori Ekonomi Politik dalam Pengungkapan Lingkungan”